Pembangunan Ulang Jembatan Sentong Bondowoso yang Ambrol Butuh 8 Bulan, Anggaran Rp 17,5 Miliar

BONDOWOSO – Jembatan Sentong yang ambrol di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, akan segera dibangun ulang oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, meninjau langsung lokasi pada Rabu (25/2/2026) dan memastikan pembangunan ulang akan segera dipercepat. Proyek yang semula direncanakan dimulai pada April 2026 kini akan dimulai pada Maret 2026.

Jembatan Sentong yang sudah berusia lebih dari 100 tahun itu ambrol akibat hujan deras yang menyebabkan arus air yang meluap. Emil menyatakan bahwa Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jatim sebelumnya telah merencanakan pembangunan jembatan ini, namun akibat kondisi darurat, Pemprov Jatim akan mempercepat proses penandatanganan kontrak agar pekerjaan dimulai lebih awal.

Proyek ini diperkirakan memakan waktu 8 bulan dengan anggaran mencapai Rp 17,5 miliar. Meskipun dipercepat, Emil menegaskan bahwa kualitas dan keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Desain baru jembatan akan menggunakan konstruksi balok girder beton bertulang yang lebih kuat, dengan lebar jembatan yang ditingkatkan menjadi 14 meter untuk menambah kapasitas dan ruang aman kendaraan.

Jembatan ini merupakan penghubung vital antara Kelurahan Nangkaan dan Sukowiryo serta menjadi jalur utama menuju Kabupaten Jember. Emil meminta masyarakat untuk bersabar selama proses pembangunan dan menjelaskan bahwa pembangunan darurat atau jembatan sementara tidak memungkinkan karena panjangnya jembatan dan kebutuhan presisi tinggi dalam konstruksi.

“Dengan pengorbanan 8 bulan ini, Bondowoso akan memiliki jembatan yang lebih kokoh dan bisa menjadi aset kebanggaan masyarakat untuk 1 abad kedepan,” ujar Emil.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *