Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya Dukung PSN

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi terhadap sinergi antara Pemerintah Provinsi Jatim dan Kodam V/Brawijaya dalam mendukung kesuksesan Program Strategis Nasional (PSN) di wilayahnya. Menurut Khofifah, kolaborasi ini memperkuat efektivitas dan produktivitas kerja, tidak hanya pada tingkat provinsi tetapi juga sampai ke tingkat kabupaten/kota.

“Sinergi dan kolaborasi ini sangat penting untuk memperkuat efektivitas program-program yang dijalankan, baik di tingkat provinsi maupun hingga ke bawah, melibatkan bupati/wali kota dan Dandim,” ujar Khofifah dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Rabu (4/3/2026).

Khofifah menjelaskan bahwa kolaborasi ini mencakup dukungan teknis di lapangan, terutama dalam penguatan ketahanan pangan nasional. Melalui koordinasi dengan Kodam V/Brawijaya, Pemprov Jatim berhasil mengumpulkan data jaringan irigasi dan potensi lahan yang kemudian disinkronkan dengan kementerian terkait serta pemerintah daerah. Data teknis ini turut mendukung program ketahanan pangan yang telah berjalan di provinsi tersebut.

Sebagai informasi, pada tahun 2025, Jawa Timur mencatatkan produksi padi sebesar 10,57 juta ton dengan hasil beras mencapai 6,10 juta ton, menjadikannya sebagai penyumbang utama beras nasional. Selain ketahanan pangan, sinergi ini juga terwujud dalam program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan pembangunan jamban keluarga. Sejak 2019, sudah terealisasi 35.401 unit Rutilahu dan 2.062 jamban keluarga, dengan target tambahan 1.700 unit Rutilahu dan 210 jamban pada 2026.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, menegaskan bahwa pihaknya siap memperkuat konsolidasi dan sinergi guna memastikan kebijakan pusat berjalan efektif di lapangan, termasuk mendukung program-program strategis nasional yang dijalankan di Jawa Timur.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *