BPBD Jatim Gelar Pelatihan Kebencanaan di PG Rajawali I Surabaya untuk Tingkatkan Kapasitas Masyarakat

SURABAYA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur terus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah ini. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menggelar pelatihan kebencanaan yang melibatkan berbagai instansi dan komunitas, termasuk dunia usaha.

Pada Kamis dan Jumat, 8‑9 Januari 2026, BPBD Jatim bekerja sama dengan PT Pabrik Gula (PG) Rajawali I Surabaya untuk menyelenggarakan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana. Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 60 karyawan PG Rajawali I yang diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis bencana dan cara-cara penanggulangannya. Pelatihan ini juga mencakup Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) serta pembentukan Tim Siaga Bencana di lingkungan perusahaan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, khususnya di tengah cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini,” ujar Kabid SDM dan Umum PT PG Rajawali I Surabaya, Iva Ayu Noor Astika, dalam keterangan tertulisnya. Ia menyampaikan bahwa pengenalan kebencanaan dan pelatihan tersebut memberikan pengetahuan praktis yang sangat penting bagi karyawan perusahaan dalam menghadapi potensi bencana.

Selain pembekalan materi, para karyawan juga dilibatkan dalam simulasi penanganan bencana. Simulasi yang dilakukan antara lain adalah evakuasi mandiri saat terjadi gempa bumi dan kebakaran, yang diharapkan dapat meningkatkan respons cepat dan efektif dalam situasi darurat.

Pelatihan semacam ini merupakan bagian dari upaya BPBD Jatim untuk mengedukasi masyarakat dan sektor swasta mengenai pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Hal ini sejalan dengan misi BPBD Jatim untuk menciptakan masyarakat yang lebih tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam, terlebih di tengah cuaca ekstrem yang terus berlangsung.

Dengan keterlibatan berbagai sektor, diharapkan penanggulangan bencana di Jawa Timur dapat lebih efektif dan masyarakat semakin siap menghadapi tantangan bencana yang bisa terjadi kapan saja.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *