SURABAYA — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur melakukan laporan kinerja para legislator kepada masyarakat. Langkah ini merupakan bentuk komitmen partai untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi publik.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menjelaskan bahwa rakyat berhak mengetahui apa yang sudah dan sedang diperjuangkan oleh wakil mereka di lembaga legislatif. “Ini menjadi komitmen kami untuk terus terbuka kepada masyarakat,” ujar Deni dalam keterangan pers di Surabaya.
Laporan kinerja ini disampaikan melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk media massa arus utama, media daring dan cetak, serta platform media sosial seperti Instagram dan TikTok. Selain itu, laporan ini juga dikemas dalam bentuk infografis dan video singkat untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi.
Sebanyak 328 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Fraksi PDI Perjuangan se-Jawa Timur, yang terdiri dari 21 anggota DPRD provinsi dan 307 anggota DPRD kabupaten/kota, melaporkan kinerja mereka sepanjang tahun 2025 kepada masyarakat. Deni menegaskan bahwa ini adalah upaya untuk memperkuat akuntabilitas legislator setelah mendapatkan mandat dari rakyat melalui pemilu.
Menurut Deni, laporan ini tidak hanya sebagai bentuk pertanggungjawaban, tetapi juga sebagai sarana evaluasi publik terhadap kinerja para wakil rakyat. “Publikasi kinerja secara terbuka mendorong kompetisi positif di antara para legislator dalam memberikan pelayanan publik,” tambah Deni. PDI Perjuangan juga ingin memastikan bahwa anggaran yang ada berpihak pada rakyat kecil, sebuah nilai yang terus diperjuangkan dalam setiap kebijakan.


